Senin, 16 November 2015

Persiapan SMANPIT MADANI PART 2


 Persiapan SMANPIT MADANI PART 2

Assalamualaikum, hy guys, tak terasa setengah tahun telah berlalu SMANPIT MADANI ke-1 alhamdulillah dapat melihat alumninya telah masuk ke tiap kampus favoritnya. saya melihat kebahagiaan mereka menjalani kuliah semester awal, dengan cara mereka update status di tiap sosmed mereka. satu ke syukutran bisa berbagi dalam kegiatan Study Club SMANPIT MADANI di jl. Deng Tata Makassar sebagai tempat pertama berkumpulnya insan-insan penerus bangsa dari tanah lamadukkeleng. hehehe kok sok puitis gitu yaa...

Dua minggu kemarin, cru Smanpit Madani yang di temani oleh teman-teman IKATAN ALUMNI KIR KREVALIS telah mengadakan rapat luar biasa yang di laksanakan di Jl. Suka Maju, Makassar yang membahas mengenai keberlanjutan SMANPIT MADANI tahun depan, hasil rapat di hasikanlah kepanitiaan yang akan bekerja ikhlas dan berjiwa volunteer. tak hanya itu, pembahasan berlanjut sampai denga sumber dana, nah, hot line pada tulisan ini adalah pencarian dana, dengan memesan T-shirt seperti gambar di atas, anda dapat membantu kami mewujudkan Study Club SMANPIT MADANI tahun depan. insyaAllah. :-D


kerjasama  dengan KREVALIS CLOTHING



puisi ku, tantang akhir



                  Tertantang akhir                 

Zulkifli Minsar


Tak semua jadi
Ada yang tertinggal ada yang melampaui
Apa tak salah
Apa aku yang salah
Kesalahan masa lau kini menerkam kembali
Seperti macan-macan hutan mengintai rusa
Hanya harapan jauh dari mimpi
Bahagia kini sebatas mimpi
Kerinduan kini terputus
Bukan pengkhianatan
Namun kesalahn masa lalu
Kisah tak sepantasnya tertulis dalam pena para pujangga
Cerita kini di hembuskan angin kemarau
Entah sampai mana dan kapan akan sampai
Untukmu yang pernah aku cinta
Yang pernah menerpakan segala keluh kesahya
Yang pernah bahagia sebatas khayalan belaka
Untuk mu aku membisu
Bila malam telah datang
Dan siang kini jadi penghias patamorgana barat
Sunyi berkalung air mata
Sedang menerpa tak tahu kapan akhirnya

Romang Polong, 22 syawal 1436



puisi ku, impian



Impian
(Zulkifli)
Impian adalah surga para pemimpi
Impian adalah harpan yang berselubung
Impian adalah  rumah, rumah yang harus ku tempati
Impian adalah penjaga, penjaga tanpa senjata, penjaga tanpa gaji
Impian adalah cita-cita, cita-cita adalah impian,
mimpi yang berimpian untuk bermimpi dalam mimpi di atas mimpi.
Itulah impian.

Gowa, sedetik yang lalu.